Al Qur'an Online
Minggu, Juni 21, 2009
Bahaya Friendster (2)
Ada cukup banyak alasan yang melandasi tindakan Friendster Hacking. Alasan yang sering muncul adalah iseng-iseng, yang kebanyakan dimiliki oleh para remaja, unjuk kebolehan, atau ingin mengetahui informasi tentang teman, pacar atau orang yang diidolakan.
Bagaimana melakukan Friendster Hacking?
Halaman Profil
Pernahkah Anda melakukan permintaan password pada salah satu website penyedia layanan e-mail gratis seperti Hotmail atau Yahoo? Selalu ada dua pilihan pada saat kita ingin melakukan permintaan password baru, yaitu dikirimkan konfirmasi pada e-mail alternatif kita dan pertanyaan rahasia.
Pertanyaan rahasia yang paling sering ditemui adalah "Mother birth place","Most favorite historical person","High school name","Food you always like","Most favorite movie" dan "First Company". Tidak jarang kita dapat menemukan jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas dalam sebuah halaman pribadi seseorang, terutama pertanyaan yang berhubungan dengan sekolah. Bahkan tak jarang, seorang anak SMU yang menaruh pertanyaan "First Company" menjawab dengan nama tempat ia bersekolah dan "Hitler" atau "Napoleon" sebagai jawaban dari pertanyaan "Most favorite historical person".
Dengan menjawab pertanyaan tersebut, seseorang tentu dapat melakukan akses ke dalam e-mail itu dan mendapatkan segala informasi pribadi yang sehubungan dengan orang itu. Lalu yang akan dilakukan seorang pelaku Friendster Hacking adalah mencoba meminta password Friendster mereka ke e-mail itu. Cukup banyak orang yang menggunakan password yang sama untuk kebanyakan account mereka di Internet, baik Friendster, e-mail, bahkan hal penting seperti e-Bay dan Paypal.
Majalah Komputer CHIP, Januari 2008
Terima Kasih
”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat
itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia”
(Al Ahzab:72).
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat”. (An Nisaa’:58).
“tidak ada iman bagi orang yang tidak ada amanah baginya.”
(Hadits Rasulullah SAW.)
Selama hayat kita, sudah banyak dibekali oleh ilmu & pengalaman untuk kita amalkan dalam segala segi kehidupan kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar