Al Qur'an Online
Rabu, November 12, 2008
Sejarah TCP/IP & Internet (III)
Komunikasi data adalah proses pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain. Untuk itu pada komputer harus ditambahkan piranti khusus yang disebut dengan network interface (interface jaringan).
Yang perlu dimengerti bahwa data harus dikirimkan ke komputer yang tepat tujuannya. Bisa timbul masalah baru jika komputer tujuan transfer data tidak dalam satu jaringan lokal, melainkan di tempat yang nun jauh disana. Masalah yang dapat timbul yaitu, kemungkinan data rusak atau hilang.
Jika di komputer tujuan ada beberapa aplikasi yang menunggu datangnya data, maka juga diperlukan cara untuk menyampaikan data ke aplikasi yang tepat, komputer yang tepat tanpa ada kesalahan.
Untuk menangani semua masalah komunikasi data, keseluruhan aturan harus bekerja sama satu dengan lainnya. Sekumpulan aturan untuk mengatur proses pengiriman data ini disebut sebagai protokol komunikasi data. Protokol ini diimplementasikan dalam bentuk program komputer (software) yang bekerja di komputer dan terintegrasi dengan peralatan komunikasi data lainnya.
TCP/IP adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada Wide Area Network (WAN). Masing-masing protokol yang kumpul di TCP/IP, bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu pada proses komunikasi data, sehingga tugas masing-masing protokol menjadi jelas dan simpel.
Berkat penggunaan prinsip ini, TCP/IP menjadi protokol komunikasi data yang fleksibel, atau protokol yang dapat diterapkan dengan mudah di setiap jenis komputer dan interface jaringan, karena sebagian besar isi kumpulan protokol ini tidak spesifik terhadap satu komputer atau piranti jaringan tertentu.
Terima Kasih
”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat
itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia”
(Al Ahzab:72).
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat”. (An Nisaa’:58).
“tidak ada iman bagi orang yang tidak ada amanah baginya.”
(Hadits Rasulullah SAW.)
Selama hayat kita, sudah banyak dibekali oleh ilmu & pengalaman untuk kita amalkan dalam segala segi kehidupan kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar