Al Qur'an Online
Kamis, Oktober 16, 2008
Sabar Dalam Menghadapi Krisis (I)
Minimal semenjak dekade terakhir, krisis merupakan tema yang tidak pernah usang karena dialami oleh masyarakat Indonesia (bahkan pada Oktober 2008 ini melanda hampir seluruh dunia akibat krisis global di USA), utamanya lapisan menengah ke bawah, dan lapisan ini jumlahnya paling banyak. Semua orang tahu, bahwa krisis yang terjadi meliputi (1) Ekonomi. Saking parah dan kompleksnya sampai susah menguraikannya. (2) Politik. Meski secara teori sistem perpolitikan kita lebih maju dari masa Orde Baru, tetapi kelakuan politik para elit sekarang tidak kalah bahayanya, karena masih jauh dari arah kebersamaan seperti yang diamanatkan oleh para pendahulu kita. Semangat kekuatan politik ingin menghancurkan kekuatan politik lain terlihat sangat menonjol dalam kelakuan politik sekarang. Krisis politik sekaligus menunjukkan krisis kepemimpinan. Bangsa yang besar ini tidak memiliki pemimpin yang handal. Apakah karena memang tidak mempunyai pemimpin yang handal, atau sebenarnya punya tetapi karena semangat konflik komponen bangsa ini lebih menonjol, maka siapa pun yang tampil, karena bukan golongannya maka harus ditolak? Krisis ini tidak lepas dari krisis kepercayaan. Dimaksud dengan kepercayaan di sini adalah sulit mempercayai orang yang sedang memegang amanah. Tertangkapnya koruptor dalam kasus "sogok" baik oleh oknum legislatif maupun ekskutif di berbagai lapisan maupun judikatif belakangan ini menunjukkan betapa mahalnya kepercayaan itu untuk diberikan. Kalau pihak yang dipercaya menegakkan hukum dan keadilan, ternyata malah bak pagar makan tanaman, bagaimana nasib bangsa yang banyak jumlah penduduknya, tetapi sebenarnya bukan bangsa yang besar ini? Unjuk rasa di berbagai penjuru tanah air terjadi disebabkan oleh krisis yang sudah multidimensional.
Krisis itu situasi yang sifatnya mengancam eksistensi. Disebut krisis ekonomi karena situasi ekonomi mengancam kita, menjadi kamu ekonomi lemah. Krisis kepercayaan karena ada situasi mengancam, disebabkan tidak muncul pemimpin sesuai dengan yang diharapkan. Begitu seterusnya. Krisis bisa disebabkan oleh (1) bencana alam dan bisa juga disebabkan oleh (2) interaksi sosial yang tidak adil. Bencana alam yang penanganannya lambat atau terjadi penyelewengan dalam penanganan juga mudah memicu gerakan unjuk rasa.
Terima Kasih
”Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat
itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia”
(Al Ahzab:72).
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat”. (An Nisaa’:58).
“tidak ada iman bagi orang yang tidak ada amanah baginya.”
(Hadits Rasulullah SAW.)
Selama hayat kita, sudah banyak dibekali oleh ilmu & pengalaman untuk kita amalkan dalam segala segi kehidupan kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar